Tag Archives: novus ordo seclorum

Bunuh calon bintang jangan hanya memandang dan ikut senang, bilang ke calon bintang yang sedang bersorak dan berdendang di kotak kaca yang dinyawakan, calon bintang yang bermodal segumpal daging di tengah selangkangan.

Entah apa yang sedang terjadi saat ini ketika para pemimpi terbodohi seakanakan terkebiri, berlari sambil menari tanpa arti terus mati, tertumpuk kiriman pesan singkat untuk mendongkrak pupularitas dan identitas. Bersolek untuk pentas entah itu pantas hingga menetes air mata buaya mungkin juga nyata.

Hanya katakata yang bisa saya kata karena kita berada di segitiga konspirasi dunia yang terlihat ada dan tiada namun itu nyata, tata dunia baru kalau kau tau berjuta cara jitu untuk tujuan itu hingga kita tidak tau hingga terlena di segitiga yang itu.

Meracik kata kata tanpa makna, lalu seenaknya launching fatwa tanpa ada tanya,
hanya main kuasa karena di rasa dia sang kuasa,

Padahal hanya pelestari budaya lama yang yang sudah hampir tak berasa,
karena sekarang sedang malam seharusnya engkau tau.

Kini era dunia baru dan butuh penggembala baru, bagai malam dan siang yang datang silih berganti, datang dicaci lalu dimaki.

We can’t see clearly now karena bukan mata ini yang buta tapi mata di dalam kepala yang terlena, terselimuti oleh kemenangan dan kemegahan dahulu kala.

Musuh kita adalah kita, diri kita yang terlalu pandai sehingga tak mau buka diri dan intorspeksi, menuruti keinginan diri yang tak ada habis hingga ternyata kita ini sedang mati.

Biarlah dia Sang pembuat cetak biru alam semesta dan kehidupan di dalamnya yang menunjuki calon calon manusia untuk menjadi penata era baru.