Monthly Archives: May 2009

Cinta, kasih sayang, kesukaan, kekasih. Sabar, cinta, kasih sayang, baik, manis, I’m n’t going: Saya tak akan pergi. Penyebab, alasan, maksud; tujuan jatuh cinta, kasih sayang, adil, pantas, layak, benar, tepat. Dan hal tersebut sangat, sungguh, menghasilkan; menjadi biru, murung, sedih, tidak senonoh. Kamu, engkau, anda, kau, memperlihatkan piano, mata/tuts piano, mempunyai, menguraikan, menghasilkan, menjadi biru lagi, tertidur, berbaring. Dan perempuan, kamu, engkau, anda mengirim kasih sayang. Hujan kini di luar dan kamu tidak membawa baju hangat kesukaanmu. We smile and smile,
We smile and smile, Laughter echoes in your eyes

Sejuk, dan menjadi dingin lalu jatuh sakit. Tak acuh, menjadi kesepian, sepi, sunyi. Heh! engkau, saudara, kau, kamu., -Elephant is an animal: Gajah adalah seekor binatang.- Lebih baik lagi, aku, saya, amat sangat, benar-benar, cinta, kasih, sayang kekasih, relasi hidup. Dia, perempuan, wanita gila, hebat, menakjubkan. Dan saya, aku, saya; bodoh, dungu, membosankan, badut yang menyedihkan, untuk, menanti, menunggu, lalu melayani. : D : ( : D : ( ^_^

Sekuntum maryjane bersama kami

Apa warna surga kalau engkau tau? siapa yang tau?
ayo, bisikkanlah di alam bawah sadarku,
mari

Baiklah kalau memang itu warnanya

Tetes madu di kelopak mata, pernah kau coba? cobalah, agar mata kamu senatiasa manis

Ber-ijtima bersama sama
lalu seenaknya launching fatwa
hanya main kuasa karena di rasa dia sang kuasa
padahal hanya pelestari budaya lama yang yang sudah hampir tak berasa
karena sekarang sedang malam seharusnya engkau tau

Kini era dunia baru dan butuh penggembala baru
bagai malam dan siang yang datang silih berganti
Ia datang dicaci lalu di maki
kita tidak dapat melihat dengan jelas, karena bukan mata ini yang buta, tapi otak di dalam kepala yang terlena
terselimuti oleh kemenangan dan kemegahan dahulu kala

Musuh kita adalah kita, diri kita yang terlalu pandai sehingga tak mau buka diri dan intorspeksi
menuruti keinginan diri yang tak ada habis hingga ternyata kita ini sedang mati

Biarlah dia Sang pembuat cetak biru alam semesta dan kehidupan di dalamnya yang menunjuki calon calon manusia untuk menjadi penata era baru

Efek kupu kupu. Kapan itu, siapa yang tau. Akan menghadiri dari sisi mana kelakuan yang telah anda, saya lakukan

Oh itu dia; kapan dan perbuatan apa yang telah saya buat, tidak tau apa yang akan tiba menimpa saya, anda dan mereka bersama sama

Saya pelupa kadang kadang. Kemalasan masih menempel begitu lekat pada otak saya

Sedikit berbohong, berkonspirasi dengan hawa nafsu yang kini sedang terjadi. Mengawani kebiasaan buruk semoga cepat tergradasi

Efek kupu kupu kapan itu? tidak tau

Berlaku baik saja pada diri dan yang lain, itu lebih baik

Semoga semua mahluk hidup bahagia