Aphrodite : Bagus engkau datang 20 menit lebih awal dari jadwal biasanya
Baskara : Tadinya saya akan datang pada jam biasanya, mungkin akan berbincang banyak pertemuan sore ini jadi saya memutuskan untuk datng lebih awal
Baskara : Kalau seumpama kamu tadi masih menerima pasien, sayapun akan mengikuti jadwal yang sudah ada
Baskara : Untung saat datang kamu ternyata free
Baskara : Dan bukankah saya juga selalu datang tepat waktu, kenapa engkau terlihat senang saya datang lebih awal?
Baskara : Bagaimana bila saya datang 20 menit setelah sekarang
Aphrodite : Iya kamu pasienku yang tidak pernah datang terlambat dan selalu teratur dalam jadwal, tapi kali ini kita tidak bisa berlama lama
Baskara : Kenapa? kamu jenuh dengan permasalahan saya
Baskara : Permasalahan yang statis, itu itu saja, percintaan melulu
Baskara : Cinta yang sok sok-an, berlebihan, sok setia, sok cinta mati, sok betah menunggu, sok
Baskara : Dan kau pasti tertawa, menertawaiku ketika kau dan temanmu sesama terapis saling membicarakan permasalahan pasien pasien kalian dan kau memilih aku sebagai topik menarik unutk ditertawakan, hingga pada akhir pembicaraan kalian menyimpulkan; “kok ada ya orang bodoh kayak gitu, HAHAhahHahA”
Baskara : Bodoh karena saya tak tau wanita itu suka atau tidak, bodoh karena saya terlalu berharap, bodoh karena emang dia aja wanita di dunia, bodoh karena saya berharap pada bintang jatuh untuk mengabulkan permohonanku agar ia menjadi satu satunya belahan hatiku, bodoh karena aku terlalu naif, bodoh karena semuanya
Baskara : Aku lupa apa yang harusnya aku tanyakan kepadamu, hingga aku ingin datang 20 menit lebih awal dari bisanya, kau mengacau pikiranku dengan pernyataan mu
Aphrodite : Ada yang harus saya kerjakan dan itu sangat penting bagi hidup saya sesuatu unutk masa depan saya, itu mengapa aku cukup senang kenapa kau dengan tidak aku sangka datang 20menit lebih awal
Aphrodite : Dan kau sangat membuatku berfikir, apa yang sebaiknya aku katakan untuk menjawab permasalahanmu yang memang sangat statis dan kau heran dan aku juga takjub dan aku tak pernah menertawaimu, untuk tersenyum saja berat kau tau itu!
Aphrodite : Maaf seharusnya aku tidak berbicara seperti itu dengan pasienku, silahkan lanjutkan
Baskara : Baiklah, meskipun aku tetap masih lupa dengan pokok pertanyaan yang ingin aku ajukan kepadamu
Baskara : Aku habis membuat sebuah tulisan untuknya
Baskara :
Dan aku cintaimu dengan segala ketakutanku
Ketakutan tak sanggup untuk berjalan di tengah bara api, di salju abadi
Ketakutanku tak sanggup menjadi bunga edelwis di lereng Mahameru
Ketakutanku tak sanggup menjadi kerang laut, yang mengubah air liur menjadi sebutir
mutiara
Aphrodite : Apa kamu tau, apa yang akan engkau lakukan apabila ini seandainya, seandainya wanita yang selama ini kamu cintai dan kamu sayangi ternyata merespon dan jatuh pada pelukanmu dan ternyata sayang juga sama kamu
Aphrodite : Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya, terutama untuknya?
Baskara : Entah, saya belum berpengalaman dalam keadaan seperti itu, saya belum pernah merasakan dicintai wanita yang saya sayangi, saya tidak tau rasanya itu
Baskara : Saya takut dengan apa yang kau tanyakan kepadaku, bilamana hali tersebut terjadi
Aphrodite : Itulah, yang harus kamu tau dan kau tak perlu takut, berusahalah berteman dengan ketakutamnu itu jadikan ia cambuk untuk lebih baik. Baik untukmu dan baik unutk wanita yang engkau cintai baik untuk semuanya
Aphrodite : Maaf saya harus pergi, apa kau sudah ingat dengan pertanyaan yang ingin kau tanyakan kepadaku?
Aphrodite : Oya, maaf sebelumnya, apa ia tidak terganggu dengan sikapmu?
Baskara : Entah. Saya masih memikirkan apa yang akan saya lakukan selanjutnya, bagaimana membahagiakannya tapi bagaimana rasanya disayangi orang yang disayangi
Aphrodite : Maaf, saya harus berkemas
Baskara : Maaf, mungkin saya ingat; Apa kau juga pernah mengalami apa yang saat ini sedang saya alami? dengan segala pertanyaan dan pengalaman paengalaman yang saya alami, apa kau pernah?
Aphrodite : Maaf, setelah malam ini saya akan menjawabnya karena malam ini malam yang sama dengan apa yang saya tanyakan kepadamu, maaf saya membuatmu takut karena saya sendiri takut
Aphrodite : Selamat tinggal, sampai jumpa pada sore itu